hari demi hari
kematian kian itu kian dekat
teruskah kita terlena
di tempat persinggahan ini
kematian adalah satu kepastian
sebagaiman siang yang bertempoh
akan berganti malam
dan kehidupan yang bertempoh
akan berganti kematian
satu perbatasan untuk menemukan
kehidupan yang kekal abadi
andai cahaya Allah
kau belakangkan
maka duniawi yang kau kejar
bagai kau mengejar bayang-bayang
semakin dikejar semakin lari
dan akhirnya dirimu jua yang rugi
selama mana pun hidup di dunia
tetapi tidak untuk selama-lamanya
mungkin hari ini
esok atau lusa
kita pasti menemui mati
melihat dengan mata biasa
kita mudah tertawan dengan pesona dunia
yang membuat kita leka dan terpedaya
terlupa mati menanti di depan
melihatlah dengan mata hati
kenali yang hakiki
tentang adanya kehidupan abadi
selepas kehidupan sementara ini
sementara berada di dunia
waktulah inilah kita dapat sediakan
perbekalan untuk dibawa ke negeri Akhirat
sementara kita masih diberikan usia
waktu inilah kita dapat berbuat amal soleh
RS^1:30 pm, Ladang Herba


No comments:
Post a Comment